A. Penyuluhan Kesehatan oleh
KH.Abdullah Gymnastiar (AAGym) Oleh : Herri Setiawan, S.Pd
o
Alqur’an yang merupakan sumber tuntunan manusia dalam menjalani kehidupan juga menuntun manusia dalam menjaga kebersihan lingkungan dan tidak merusaknya, seperti yang terkadung dalam QS. Ar Rum ayat 41 – 42 yang artinya ““Telah tampak kerusakan di darat dan dilaut disebabkan perbuatan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). Katakanlah : Adakanlah perjalanan dimuka bumi dan perlihatkanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang dulu. Kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).” (QS Ar Rum : 41-42).
Dengan gamblang dan jelasnya Qur’an Surat Ar Rum ini menjelaskan bahwa anjuran untuk menjaga lingkungan dan tidak merusaknya merupakan kewajiban kita sebagai seorang muslim dan juga seorang khalifah di muka Bumi ini termasuk juga menjaga kebersihan terutama dimulai dari diri sendiri, kita tidak usah menunggu komando lagi dalam menjaga kebersihan lingkungan karena kita sebagai seorang muslim telah mendapat komando langsung dari Allah SWT.
Menjaga kebersihan lingkungan merupakan salah satu bentuk ibadah kita kepada Allah SWT karena Allah SWT menyukai keindahan dan keindahan itu bisa terwujud karena ada faktor kebersihan, tidak mungkin jika suatu tempat yang kotor akan terlihat indah. Walaupun kebersihan merupakan hal yang sepele dan mungkin semua orang bisa melakukannya akan tetapi merupakan hal yang sulit jika tidak dibiasakan sejak dini terutama dari diri sendiri. Jadi pola pembiasaan merupakan factor yang paling penting juga dalam usaha menciptakan kebersihan lingkungan.
Selain untuk beribadah kepada Allah, manusia juga diciptakanlah sebagai khalifah dimuka bumi. Sebagai khalifah, manusia memiliki tugas untuk memanfaatkan, mengelola dan memelihara alam semesta. Allah telah menciptakan alam semesta untuk kepentingan dan kesejahteraan semua makhluk Nya, khususnya manusia. Di dalam agama Islam yang merupakan agama yang lengkap dan membawa berkah bagi seluruh umat manusia. Tidak ada agama yang menjelaskan secara rinci hubungan antara manusia dengan lingkungannya dan bagaimana seharusnya menjaga lingkungan agar terwujudnya keseimabangan di muka bumi ini. Konsep ekosistem yang di ajarkan oleh Islam begitu sempurna. sebagai mana yang dijelaskan dalam Qur’an Surah Al-Faatir ayat 27-28 : “ Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat. Dan demikian (pula) di antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun”.
Terjemahan Qur’an Surat Al-Fathir ayat 27 – 28 menjelaskan tentang ketergantungan manusia akan lingkungan untuk mempertahankan hidupnya. Alam menyediakan semua kebutuhan yang kita butuhkan dalam hidup, mulai dari Air yang merupakan sumber kehidupan, buah – buahan sebagai sumber vitamin dan binatang ternak sebagai sumber protein. Begitu kuatnya rasa ketergantungan kita akan alam dan lingkungan seharusnya menjadi pendorong yang kuat pula untuk menjaga dan melestarikannya dan bukan malah sebaliknya.
Berdasarkan penguraian artikel di atas dapat diejlaskan bahwa Kegiatan ini dilakukan pada hari Minggu, 28 Agustus 2016 oleh AA Gym yang sekaligus untuk berpamitan kepada seluruh santri di SMP ECO PESANTREN Boarding School karena akan menunaikan Ibadah Haji bersama rombongan ke tanah Suci Mekkah.
AA selalu berpesan kepada santri, untuk agar selalu senantiasa menjaga lingkungan di asrama maupun di lingkungan sekolah, karena “Kebersihan adalah sebagian dari Iman. Dengan konsep budaya tata nilai Daarut Tauhid, yaitu :
1.BRTT (BERSIH, RAPIH, TERTIB, TERATUR)
Semua ini harap dilaksanakan dan diaplikasikan atau diimplementasikan dalam kehidupan sehari – hari santri supaya terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh bakteri seperti scabies dan penyakit kulit kering (dermatitis).
Santri – santri semuanya diharapkan selalu melakukan kegiatan BRTT, yang sudah dilaksanakan di sekolah dan dikelas, setiap harinya tiap kelas membersihkan toilet yang ada di gedung sekolah, area lingkungan depan sekolah, dan area kelas, digilir setiap harinya, semua kegiatan BRTT ini selalu ditinjau dan ditindak lanjuti oleh pihak kesiswaan, agar lingkungan sekolah mereka terbebas dari kuman dan penyakit.
2. TSP BEBAS KOMIBA ( TAHAN BUANG SAMPAH SEMABARANGAN ; SIMPAN SAMPAH PADA TEMPATNYA ; PUNGUT SAMPAH INSYAALLAH SEDEKAH ; BERSIH RAPIHKAN ; BASAH KERINGKAN ; KOTOR BERSIHKAN ; MIRING LURUSKAN ; BAHAYA AMANKAN )
Konsep tata nilai budaya Daarut Tauhid ini juga selalu diimplementasikan dalam kehidupan santri sehari – hari, baik di asrama maupun di kelas. Dikelola secara bersama – sama untuk mendapatkan lingkungan yang Bersih, Nyaman, Aman, dan Teratur. Konsep inilah yang mendasari kegiatan – kegiatan yang dilakukan oleh SMP ECO, agar senantiasa menjaga lingkungan dimanapun mereka berada.
Pengumuman Kelulusan Seleksi PPDB SMP DTBS Tahun Ajaran 2019-2020 Pelaksanaan Seleksi 02 & 09 Februari 2019 More
Tantangan menulis pada program literasi sekolah More
Humas SMP DTBS Putra More
Harapannya mudah-mudahan para wisudawan bisa menjaga hafalannya. Karena menjaga itu lebih sulit dari pada menghafal. More